Kerinduan

Ditengah hari pada hamparan kosong
tergilasku oleh sang waktu yang sombong

kala rasa terjebak dikubangan rindu mendayu
sumunar hingar selalu pendar merayu
serasa diri terpasung dawainya

digelangi sahdu tak peduliku akan sang waktu yang terus berlalu
yang ada hanya rindu
dan rindu

tersemat dalam dada bias haru biru
(————-»•
andai suatu waktu kau dapatiku menangis darah…

aku hanya berharap kau menemaniku bukan datang sebagai orang yang mengasihani
namun datang dan duduklah di sampingku sebagai
jiwa ku
diri ku
dan rasa ku
karena rasa damai
itulah yang ku butuhkan
bukan memelas
kebaikan yang tak berarti untukku ”

aku laksana badai yang berjalan diatas permukaan laut
menghantam semua apa yang ada didepanku

tak ada secuil pun ketakutan pada sang gelombang_-
karena akupun tak kalah dahsyatnya dari hempasan gelombang..

inilah aku, inilah cintaku
yang senantiasa selalu memburu hadirmu
meski dalam gelap sekalipun
kutetap melangkah bersama cintaku yang teguh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s